Tentang Kabar Agung

Opini - Tentang Kabar Agung (Nabaaail Aziiim)
By. Rahmad Darmawan

Kisah pencarian Tuhan oleh Nabi Ibrahim yang dikisahkan dalam Quran adalah sebuah simbolisasi asal muasal agama sekaligus tujuan dalam beragama yakni; Ketakjuban akan karya Agung Sang Pencipta Yang Maha Hidup dan harapan bahkan keyakinan akan Kebangkitan Kembali.

Perenungan Para Resi dan Winasis di masa lampau dari berbagai tradisi dan budaya, bersumber dari hal yang sama yakni, Jagad Kehidupan yang di gelar di dalam diri mereka sendiri Alam Semesta Yang Maha Luas ini.

Dan 'temuannya' juga sama. Bahwa jika Kehidupan ini bisa tampak 'hadir' dari ketiadaan dan kemudian tampak 'pergi' entah kemana, maka suatu saat pasti 'kembali'.

Apa yang ada di dalam diri kita yang bisa melihat realitas ini? Keabadaian kita.. Kita semua terbuat dari bahan dasar yang sama, yakni keabadaian, Ruh Allah Yang Maha Abadi.

Tentang Kabar Agung

Gambar diambil dari internet: 'Hidup Lagi, Lahir Kembali'

Realitas ini tidak bisa dikenali oleh pikiran dan segala fakultas yang ada di dalam diri kita yang menjadi objek perubahan yang terus-menerus terjadi. Pikiran dan perasaan kita senantiasa berubah. Fisik kita juga berubah. Mereka tidak Abadi. Yang tidak Abadi tidak bisa mengenali realitas yang Abadi yang tak pernah berubah, yakni 'Kehidupan itu sendiri', Yang Maha Hidup, Yang Tak Pernah Lahir dan Tak Pernah Mati. Yang Selalu Ada. 

Pikiran rasional akan gagap untuk mengenali 'Realitas Yang Abadi' ini. Pikiran tidak bisa menembus fenomena 'yang datang dan yang pergi' ini.. Maka ketika ada 'Berita' yang disampaikan oleh Jiwa yang sudah bertatap muka dengan Keabadaian ini bahwa yang pergi kelak akan Kembali, bahwa yang Mati akan Hidup lagi, maka mereka-mereka yang tidak pernah merenung, tidak pernah menjadi 'uulul albaab', akan terguncang pikirannya. Mereka akan langsung menolak berita ini. Bahkan akan  mempersekusi dan membunuh pembawa berita ini. 

Bagi mereka berita semacam ini adalah berita yang mencerabut keasyikan mereka dari gemerlap duniawi, satu-satunya realitas yang bisa mereka lihat. Bagi mereka kabar tentang 'Kebangkitan Kembali', bahwa kalau kita sudah mati akan dihidupkan kembali dan bertanggung jawab atas semua perbuatan kita adalah 'Nabaaail Aziiim', 'Berita Yang Besar', 'Kabar Agung'.


Published: Mappasessu - Pelajar Kehidupan

0 Comments