Proyek 26 Milyar Milik Balai Pompengan Sul-Sel Diduga Gunakan Materil


Proyek Rehabilitasi Bendungan Irigasi di Kelurahan Tinco Soppeng di Duga Gunakan Material Ilegal Dan Tidak Transparansi

LBHIWOSOPPENG.COM Soppeng Pelaksanaan Proyek di Kabupaten Soppeng, Sulawesi-selatan, di Duga Menggunakan Material Ilegal,
Dan tidak Transparansi " Proyek Milyaran Tersebut tidak memiliki plang papan proyek " Salah satunya adalah proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Di Kelurahan Tinco Kabupaten Soopeng.

Proyek Dengan Anggaran  yang cukup pantastis ini mencapai 26 Milyar lebih ini diketahui bersumber Dana dari Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang propinsi Sulawesi Selatan Sul-Sel,Terkesan asal asalan.

Dari Pantauan Rakyat indonesi Di lokasi Proyek, tidak menemukan plang papan proyek yang seharusnya di pasang di sekitar lokasi kegiatan proyek miliaran tersebut. Hal ini merupakan sebuah pelanggaran karena tidak sesuai dengan amanat Undang – Undang dan Peraturan lainnya, yakni Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Sabtu (17/7/2021), Material yang di gunakan Diambil dari lokasi proyek, Kuat dugaan Material Jenis Batu yang di gunakan Proyek Tersebut ilegal. Pasalnya dilokasi proyek yang diketahui bersebrangan dengan sungai memiliki kandungan batu yang banyak didalamnya dan diduga tidak memiliki izin penambangan batu, namun pelaksana proyek diduga kuat tetap menggunakan Batu Tersebut.

Hingga Berita Ini di Tayangkan, Belum ada pernyataan Resmi dari Pihak Terkait, Baik dari Pelaksana Proyek Maupun Pihak-Pihak Terkait Lainnya.

Pasalnya di lokasi proyek tidak ada lagi pekerja atau pengawas bahkan beskempun tidak ada.

Sekedar di Ketahui, proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Di Kelurahan Tinco Kabupaten Soopeng di Kerjakan Oleh PT Arlin Sejahtera dan konsultan Pengawas adalah PT.Bintang Tirta Pratama.(*)

0 Comments