Koreksi Salah Sangka


Koreksi Salah Sangka

Sebenarnya Tuhan menyediakan rezeki ke setiap ummat manusia itu sangat berlimpah sekali, seperti halnya derasnya air hujan yang turun ke bumi. Milyaran barel air tumpah ruah di sekitar kita, BUKAN hanya satu atau dua galon air !

Tuhan sudah menyediakan semua kebutuhan hidup untuk 7 Milyar penduduk di bumi ini lebih dari cukup. Bahkan semua kebutuhan hewan melata sekalipun sudah di jamin-Nya. Tuhan telah menjamin ketersediaan rezeki kepada kita, cuma hanya ada dua pilihan, cukup atau kaya raya. Tidak ada kosa kata miskin untuk anonim kaya dalam buku panduan hidup.

"Anda harus membuang jauh-jauh sisa-sisa kepercayaan yang lama Anda dan gagasan-gagasan kolot yang tidak mendidik, bahwa Anda menjadi miskin atas kehendak Tuhan ("takdir miskin") yang menginginkan Anda tetap miskin". 
(Wallace D Wattles).

Takdir itu selalu positip.
Sebenarnya tidak ada "takdir miskin", karena semua kebaikan pasti datangnya dari-Nya, dan keburukan dampak dari aksi negatip umat manusia itu sendiri. Aksi negatip inilah yang memunculkan "takdir miskin".

"Tuhan tidak menciptakan sesuatu yang lebih kuat melebihi doa, Tuhan telah menjadikan doa lebih kuat daripada takdir-Nya sendiri". (Jalaludin Rumi).

"Cuma sayangnya, senjata yang Maha Dahsyat ini di pakai untuk melukai (menzalimi) diri mereka sendiri, yang aslinya sifat alamiyah (factory setting) takdir manusia itu berkecukupan, malah untuk melukai dirinya sendiri menjadi tak berdaya. Inilah kesalahan terbesar umat manusia, yang TIDAK di sadari banyak orang".

Edukasi ini saya hadirkan ke Anda, agar kita TIDAK mengulangi kesalah yang sama lagi.

"Bukan semesta yang menahan keberlimpahan kepada Anda, namun sebenarnya Andalah yang menahan keberlimpahan yang akan menuju kepada Anda melalui pemikiran-pemikiran negatip Anda". (Rhonda Byrne).

(Ingat pikiran adalah sumbernya ucapan atau sumbernya doa)

Menurut pak Nasrullah, Magnet Rezeki, (tinjauan secara agama), penyebab terbesar rezeki seret karena banyaknya aksi kesalahan atau dosa-dosa yang kita lakukan. Misalnya,

"Dagangan sepi pembeli nih".

Ini adalah bentuk kesalahan ucapan atau doa kita, karena kalimat itu adalah kalimat negatip. Yang nantinya berdampak menjadi dosa atau terjadinya balasan keburukan. Pembeli menjadi sepi beneran..!

Terus apa Rahasia besar yang ke dua ini agar kekayaan (rezeki) secara otomatis lebih mudah mendatangi kita? Karena secara alamiyah kecukupan atau menjadi kaya itu hak kita, jika kita tidak melakukan kesalahan-kesalahan sebelumnya. Itulah pentingnya CORRECTION ERROR.

Rahasia besarnya sederhana, yaitu kita kembali ke titik nol (seperti bayi baru lahir). Atau kembali ke factory setting alamiyahnya kita kembali.

Memang benar adanya manusia tempatnya kesalahan dan dosa. Secara ilmiah, para ilmuan menemukan bahwa dari sekitar 60 ribu pemikiran yang lalu lalang di benak manusia, sekitar 77% nya ternyata pemikiran negatip.

Dan mesti di ingat...,

"Untuk membersihkan baju yang kotor adalah dengan membersihkannya dengan sabun, bukan menyemprotnya dengan minyak wangi".

Artinya,
Hal pertama sekali atau yang paling urgent-si yang harus kita lakukan sebenarnya membersihkan (membebaskan) file sampah semua bentuk pemikiran negatip kita di dalam pikiran kita, sebelum kita melakukan amalan-amalan yang lainnya.

Bagaimana caranya?

1. Di dunia barat (Hawai) ada Dr. Lhaleakala Hew Len yang mempopulerkan cara me-release atau membebaskan pemikiran negatip yang populer dengan Ho’oponopono. Yang pada intinya pada pertobatan diri. Karena segala sesuatu kesalahan di luar diri, kita semua memiliki andil "menyumbang" kesalahan itu. Detail artikelnya sudah saya share sebelumnya.

Jadi yang harus kita sadari adalah,

"Kita harus mengambil tanggung jawab atas semua hal negatip yang mengepung di dalam kehidupan diri kita dan keadaan negatip apapun di sekitar kita".

Entah masalah keuangan kita, kesehatan kita, kesalahan pasangan kita, anak kita, bos kita, kepala RT kita sampai kepala negara kita, "SEMUA KESALAHAN" itu berasal dari dalam diri kita !

Tuhan hanya sekedar mengikuti setiap persangkaan hamba-Nya, entah persangkaan itu negatip ataupun persangkaan positip.

Demi kebaikan diri sendiri,
Demi kebaikan negeri ini,
Sangat penting kita melakukan amalan ini yaitu bertobat.

Skripnya sederhana,
1. Pengakuan secara tulus bahwa semua bentuk kesalahan itu berasal dari dalam diri kita (I'am sorry).
2. Memohon ampunan (Please forgive me)
3. Bersyukur atas kebaikan-Nya (Thank you)
4. Tebarkan kasih sayang antar sesama (I love u). 

2. Dr. Joy Vitale, menyebutnya dengan zero limit (kembali ke batas titik nol). "The Secret sesungguhnya baru pengantar rahasia kehidupan dan belum membahas secara detail keseluruhan rahasia". (Dr. Joy Vitale). Di buku zero limit menjelaskan tambahan rahasia besar kehidupan itu. Dan sangat penting lebih dulu kita "mencuci" otak kita, sebelum mempraktekkan LoA atau amalan lainnya.

3. Mas Saptuari dengan bukunya "Kembali ke titik nol", menjelaskan cukup detail tentang pertobatan dari akad ribawi (kompetitif). Yaitu hasil kekayaan yang di peroleh dari cara kekayaan yang bertumbuh dengan cara yang tidak alami (kompetitif). Dengan cara sederhana pertobatan ini, ini adalah jalan terbaik untuk memudahkan kekayaan atau rezeki berdatangan.

4. Saya menyebutnya, "Zero Position", kembali ke posisi titik nol atau kembali seperti bayi baru lahir. Perjalanan kehidupan kita ini seperti garis vektor. Deretan angka di sebelah kiri titik nol barisan angka negatip dan barisan deretan sebelah kanan titik nol adalah barisan angka positip. Jika kita berada di titik nol (Zero Position), kita sudah di titik aman.

5. Dalam agama dikenal dengan istilah "Istighfar" atau memohon ampunan. Itulah sebabnya pertobatan adalah salah satu penyebab rezeki mendatangi kita. Sebenarnya bukan penyebab rezeki datang, tetapi memiliki makna, istighfar adalah satu-satunya jalan untuk "menghilangkan penyumbatan" atau "menghilangkan hambatan-hambatan" rezeki yang akan datang.

Istighfar adalah salah satu jalan kekayaan (rezeki) mendatangi Anda, TANPA modal. Iya bener ini rahasia besar effortless success spesial untuk Anda.

6. Masih ingat kisah penjual roti, di artikel sebelumnya? Tuhan telah mendatangkan Imam Ahmad jauh-jauh dari Baghdad ke Bashrah, karena ikhtiar pertobatan "istighfar" dari si penjual roti. Dengan skenario Tuhan yang sangat sederhana, ketika istirahat di masjid di usir sama marbot masjid, sampai benar-2 keluar dari masjid, yang akhirnya berteduh dan masuk ke rumah penjual roti itu.

7. Kisah yang paling fenomenal adalah kisah nyata pertobatan Nabi Yunus ketika di makan ikan paus. Doanya di awali dengan pertobatan bahwa sebenarnya Beliau sendirilah yang menyakiti (menzalimi) dirinya sendiri.

Ketika kita tidak bersyukur kepada sesama manusia, sama halnya kita TIDAK bersyukur kepada Tuhan.
Begitupun ketika kita tidak meminta maaf kepada sesama, sama halnya kita TIDAK meminta maaf kepada-Nya. Karena hanya Tuhanlah sang Maha Sutradara kehidupan ini.

Demi kebaikan masa depan Anda,
Demi kebaikan negeri ini,
Sangat penting kita mengkoreksi semua kesalahan diri kita masing-masing.
Mari kita perbanyak bertobat atau beristigfar, pasrahkan saja kepada Tuhan yang Maha Tahu apapun bentuk kesalahan yang perlu di koreksi-Nya. Tuhan itu Maha Pengampun.

"Ini semacam peng-cansel doa negatip".

1. Kita akui sajalah secara tulus bahwa semua bentuk kesalahan apapun itu berasal dari dalam diri kita (I'am sorry).
"Saya menyesal, semua kesalahan berasal dari saya Yaa Tuhan-ku".
2. Memohon ampunan (Please forgive me).
"Ampunilah kesalahan dan dosa-dosa saya Yaa Tuhan-ku".
3. Bersyukur atas kebaikan-Nya (Thank you).
"Terimakasih atas semua kebaikan-kebaikan-Mu, Yaa Tuhan-ku.
4. Tebarkanlah kasih sayang antar sesama (I love u).
"Saya akan mencintai antar sesama, walaupun kami berbeda...".

Karena adanya laki-laki dan perempuan, adanya berbagai suku, berbagai etnis, berbagai daerah, berbagai bangsa, agar kita saling mengenal, bukan saling merasa paling benar.

0 Comments