Kesehatan



Kesehatan
By. Mappasessu

Kita dipaksa harus percaya dengan pengobatan modern. Katanya sains. Masuk ke Rumah Sakit dalam keadaan sekarat. Berharap sembuh dan sehat. Tetapi mati juga akhirnya. Padahal peralatan Rumah Sakit semakin canggih. 
Ilmu kedokteran semakin maju. Pada akhirnya jawabannya “ Kami hanya berusaha tetapi nyawa di tangan Tuhan. “ kata dokter.  
Cobalah kalau kita katakan disaat sehat, bahwa nyawa di tangan Tuhan. Pasti dibilang ngeyel dan keras kepala. Tidak menghargai sains. Faktanya ditengah modernisasi medi,  orang sakit terus bertambah bukanya malah berkurang.

Ada teman punya dokter pribadi. Berlangganan lebih 15 tahun. Dia punya darah tinggi. Tetapi lucunya darah tinggi tidak pernah sembuh. Bahkan dokter yang ngobati dia darah tinggi mati karena hypertensi. Ada teman yang kena diabetes. 5 tahun lalu diabetesnya biasa saja. Tetapi belakangan semakin parah. Sudah  berobat ke luar negeri. Akhirnya mati juga. Kata dokter, Teman saya itu tidak bisa menjaga makan dan patangan. Kalau ingin sembuh dengan obat medis, ya syarat dan ketentuan berlaku. Tapi kalau mati juga itu sudah kehendak Tuhan. Selesai.

Ada teman kena kanker. Setelah sekian lama berobat. Dia harus melewati kemoterapi. Setelah sekian lama kemo dengan ongkos tak terbilang mati juga.  Ada lagi teman saya yang sembuh dari kanker karena diet keto.  Dibilang dokter itu tidak terbukti secara sains.  Kebetulan saja. Masalahnya dua orang dengan penyakit yang sama, dan dengan cara pengobatan berbeda. Satu mati dan satu lagi hidup. Apa jawabannya? mati hidup itu ditangan Tuhan. Bukan obat dan bukan Dokter yang menyembuhkan. Tetapi Tuhan. Tetapi mengingkari sains itu adalah kegelapan. Ya udah.


Bagi saya bagaimanapun tetap butuh Rumah sakit dan paramedis. Mengapa? Kalau terluka parah, pendarahan karena melahirkan atau apalah. Atau patah  tulang atau cedera akibat kecelakan. Tidak ada alternatif kecuali RS solusinya. Dokter ahlinya. Selain itu? kita sendiri yang menjaga kesehatan itu. Tubuh dan Jiwa kita bisa berdialogh setiap hari tentang apa keluhan sakit kita. Mengapa dan ada apa? Kalau dialogh itu efektif. Sakit diabetes, asam urat, kolesterol, pencernaan, parau paru, darah tinggi, jantung tidak akan terjadi. 

Mengapa ? Karena obat setiap keluhan itu tersedia di alam dan murah. Kita bisa konsumsi itu sebelum penyakit jadi parah. Kita juga bisa konsumsi herbal sebagai tindakan preventif agar imun kita kuat dan tubuh sehat. 

Hakikat hidup adalah bergerak. Kita tidak boleh stuck karena penyakit, apalag kawatir sakit. Pun kita tidak boleh terlalu memanjakan diri,  kebanyakan santai alias tiduran  dan makan berlebihan karena uang berlebih. Atau stress karena bokek. Harus bergerak dengan pola pikir sederhana. Agar bisa bahagia dengan cara sederhana pula.  Dengan bergerak, imun kita meningkat. Jiwa kita merdeka. Hidup jadi bahagia, tentu tubuh sehat. Jauh dari rumah sakit. Paham ya sayang..

0 Comments