Tentang Peristiwa Pidana


Watansoppeng, LBH IWO SOPPENG.COM - Peristiwa Pidana

Peristiwa pidana (tindak pidana atau delik) adalah perbuatan salah dan melawan hukum yang diancam pidana dan dilakukan seseorang yang mampu bertanggung jawab.
Dikatakan bahwa suatu peristiwa hukum dikatakan sebagai suatu peristiwa pidana apabila di dalam peristiwa tersebut terpenuhi unsur-unsur :
  1. Unsur subjektif
Harus ada orang atau pelaku dimana pelaku tersebut harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
  • Tidak ada alasan pembenar, atau alasan yang menghapuskan sifat melawan hukum, sehingga apa yang dilakukan menjadi perbuatan yang patut dan benar. Contoh : Overmacht (Keadaan memaksa);
  • Tidak ada alasan pemaaf, seseorang yang melakukan suatu perbuatan pidana namun karena suatu alasan tertentu, maka perbuatannya tersebut bisa dimaafkan, misalnya : gila, belum dewasa/ belum cukup umur dan orang yang berada dibawah pengampuan.

2. Unsur objektif
Bahwa perbuatan yang dilakukan oleh pelaku tersebut haruslah perbuatan yang memenuhi syarat-syarat:
  • Memenuhi unsur-unsur dalam undang-undang, artinya perbuatan tersebut sebelumnya haruslah suatu perbuatan yang dilarang oleh undang-undang
  • Perbuatan tersebut adalah perbuatan yang melawan hukum, kecuali ada alasan pembenar dan pemaaf.
Tujuan tulisan ini, murni bersifat edukasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan Terminologi Hukum.

Semoga bermanfaat !!!


Disusun : Mappasessu - LBH IWO SOPPENG


0 Comments