Tata Cara Pengajuan Restrukturisasi Utang Debitur Dampak COVID-19

 Pencari Keadilan
LBH CITA KEADILAN Watansoppeng, membuka layanan Konsultasi Hukum GRATIS tentang Tata Cara Pengajuan Restrukturisasi Utang Debitur Dampak COVID-19.

LBH CITA KEADILAN Watansoppeng, membuka layanan Konsultasi Hukum GRATIS tentang Tata Cara Pengajuan Restrukturisasi Utang Debitur Dampak COVID-1
Stimulus berupa restrukturisasi utang bagi debitur perbankan dan perusahaan pembiayaan (leasing) yang terdampak virus Corona.
Pengajuan restrukturisasi utang tersebut dapat dilakukan secara elektronik tanpa perlu debitur mengunjungi kantor layanan bank dan perusahaan pembiayaan.
program stimulus ini diprioritaskan bagi debitur yang terdampak Covid-19 dengan nilai kredit atau leasing di bawah Rp10 miliar antara lain pekerja informal, berpenghasilan harian, usaha mikro dan usaha kecil (Kredit UMKM dan KUR).
OJK mencatat setidaknya terdapat sembilan bank yang sudah menyatakan komitmen dukungannya untuk menjalankan program restrukturisasi ini, yaitu :
Daftar Bank Umum Konvensional :
Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, PaninBank, PermataBank, BTPN, DBS, Bank Index
Bank Ganesha, NOBU, Bank Victoria, Bank Jasa Jakarta, bank bjb, Bank BPD Bali
Bank NTT, Bank Sumut, Bank Sumselbabel, Bank Jateng, BPR Lugas Ganda, BPR Talenta Raya.
Daftar Bank Syariah;
Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, Bank Syariah Bukopin, Bank NTB Syariah, PermataBank Syariah
Bank Muamalat, Bank Mega Syariah, Bank bjb Syariah, BRI Syariah, BTPN Syariah, Bank Net Syariah.
Leasing / Pembiayaan :
1. Adira Finance,  info lengkap silahkan kunjungi website (klik disini)
    Contoh Permohonan (Klik Disini) ya;
2. FIF Group :
(Nasabah yang ingin mendapatkan keringanan kredit bisa menghubungi Halo FIF lewat telepon 1500-343, email halofif@fifgroup.astra.co.id, atau pesan whatsapp ke 0895-21500-343)
3. WOM Finance :
4. Mandiri Tunas Finance
5. CSUL Finance
6. BAF
7. ACC info lengkap (klik disini)
8. BCA FINANCE, info lengkap silahkan kunjungi website (klik disini)
9. MayBank Finance, Formulir nya ( klik disini )

Bagi debitur yang tidak termasuk prioritas tersebut, (bank dan leasing) memiliki kebijakan keringanan kredit atau leasing, sehingga debitur dapat berkontak langsung melalui sarana komunikasi yang selama ini digunakan dan tetap tidak perlu hadir atau tatap muka.
Untuk teknis pelaksanaannya, masing masing bank akan melakukan penilaian terhadap nasabahnya untuk menentukan mana nasabah yang membutuhkan restrukturisasi berat, sedang, ringan atau bahkan tidak memerlukan restrukturisasi sama sekali.
Jenis restrukturisasi yang ditawarkan antara lain perpanjangan jangka waktu, penundaan sebagian pembayaran dan jenis restrukturisasi lainnya. Persyaratan debitur yang berhak mengajukan dengan nilai pembiayaan di bawah Rp10 miliar, pekerja sektor informal dan/atau pengusaha UMKM, tidak memiliki tunggakan sebelum 2 Maret 2020 saat Pemerintah RI mengumumkan virus corona, pemegang unit kendaraan dan jaminan serta kriteria lain yang ditetapkan oleh perusahaan pembiayaan. Sedangkan tata cara pengajuan restrukturisasi (keringanan) berlaku mulai tanggal 30 Maret 2020.

Untuk pengajuan restrukturisasi debitur bisa melakukan hal-hal sebagai berikut: Mengisi formulir yang dapat di-download dari website resmi perusahaan pembiayaan; Pengembalian formulir dilakukan melalui email (tidak perlu mendatangi kantor perusahaan pembiayaan); Persetujuan permohonan restrukturisasi (keringanan) akan diinformasikan oleh perusahaan pembiayaan melalui email.

0 Comments